Makna Lagu Seandainya – Ari Lasso: Kisah Tentang Cinta yang Tak Mampu Pergi

Makna Lagu Seandainya – Ari Lasso: Kisah Tentang Cinta yang Tak Mampu Pergi

Makna Lagu Seandainya – Ari Lasso: Kisah Tentang Cinta yang Tak Mampu Pergi

Ari Lasso

Kesan Pertama:

Ketika pertama kali dengar "Seandainya" versi Ari Lasso, ada rasa penyesalan manis yang langsung nyelip di dada. Suaranya yang hangat dan penuh tekstur bikin cerita lagu ini terasa personal — seperti curahan hati yang nggak cuma dinyanyikan, tapi juga diceritakan. Aransemen yang sederhana namun efektif membuat fokus tetap pada kata-kata dan emosi; itu yang bikin lagu ini gampang masuk dan susah hilang dari pikiran.

🎧 Dengar Langsung

🎸 Lirik & Chord

Kecepatan: 1x
Intro : G Dm G Dm

  G    B        Em  E
Kini baru aku sadari
   Am   E        Am        D
cinta bisa hadir tanpa disadari
   G      B          Em   E
dengan perlahan tapi pasti
  Am    G        D
merasuk di jiwa ini

C     D
perasaan ini 
C          D       A
 takkan pernah aku mengerti
C        D 
 sejenak khilafku 
Bm       Em         Am     Cm
 lupakan dia yang miliki diriku

  A#          Fm
Seandainya cinta ini 
    G           Cm D#
tak pernah terjadi
   A#       Fm
takkan ada air mata
    G               Cm D#
dan hati perih terluka

  A#    D           Gm  G
saat cinta mengetuk hati
 Cm     G         Cm           F
aku pun tak kuasa untuk menghindari
   A#  D           Gm  G
meski aku telah berdua
 Cm   A#          F 
aku jatuh cinta lagi

Musik : A# Fm 4x

D#       F
 sejenak khilafku 
D        Gm         Cm     D#
 lupakan dia yang miliki diriku

Makna Lagu

"Seandainya" bercerita tentang konflik batin—ketika cinta baru datang di saat hati sebenarnya sudah dimiliki orang lain. Lirik-liriknya sederhana tapi menyentuh: ada pengakuan, ada penyesalan, juga kebingungan. Frasa seperti "sejenak khilafku" dan "lupakan dia yang miliki diriku" memberi kesan pergulatan moral; penutur lagu menyadari ada sesuatu yang salah secara logika, tapi perasaan berjalan sendiri. Musik yang cenderung mellow dan chord progression yang tidak rumit memberi ruang untuk vokal Ari Lasso mengekspresikan lapisan emosi itu—antara rindu dan rasa bersalah.

Kesan Akhir

Rasanya lagu ini nyentuh banget, kayak ngingetin kita kalau cinta gak selalu soal logika. Saya suka bagaimana Ari Lasso menyuarakan pergulatan itu tanpa harus melodramatis; jujur, hangat, dan apa adanya. Untuk siapa pun yang pernah merasa salah jatuh cinta, "Seandainya" bakal terasa seperti temen yang tenang — bukan menghakimi, cuma nemenin. Lagu ini bukan sekadar cerita cinta yang manis, tapi juga cermin kecil tentang pilihan dan konsekuensi hati.

First Impression:

On first listen, Ari Lasso's "Seandainya" hits with a bittersweet familiarity. His voice — textured, warm, and intimate — turns the song into a quiet confession. The arrangement keeps things uncluttered, letting the lyrics and emotion sit front and center. It's the kind of song that sneaks into your chest and lingers there, not by force but by gentle insistence.

🎧 Listen Now

🎸 Lyrics & Chords

Scroll speed: 1x
Intro : G Dm G Dm

  G    B        Em  E
Kini baru aku sadari
   Am   E        Am        D
cinta bisa hadir tanpa disadari
   G      B          Em   E
dengan perlahan tapi pasti
  Am    G        D
merasuk di jiwa ini

C     D
perasaan ini 
C          D       A
 takkan pernah aku mengerti
C        D 
 sejenak khilafku 
Bm       Em         Am     Cm
 lupakan dia yang miliki diriku

  A#          Fm
Seandainya cinta ini 
    G           Cm D#
tak pernah terjadi
   A#       Fm
takkan ada air mata
    G               Cm D#
dan hati perih terluka

  A#    D           Gm  G
saat cinta mengetuk hati
 Cm     G         Cm           F
aku pun tak kuasa untuk menghindari
   A#  D           Gm  G
meski aku telah berdua
 Cm   A#          F 
aku jatuh cinta lagi

Musik : A# Fm 4x

D#       F
 sejenak khilafku 
D        Gm         Cm     D#
 lupakan dia yang miliki diriku

Song Meaning

"Seandainya" tells the story of an internal tug-of-war: love arriving at the wrong time. The lyrics are plainspoken yet loaded — admissions of weakness, remorse, and the confusion of falling for someone while already committed. Lines like "sejenak khilafku" (a moment of lapse) and "lupakan dia yang miliki diriku" (forget the one who owns me) make the moral dilemma clear: the narrator knows the rules but feels powerless to follow them. The mellow musical backdrop and uncomplicated chord moves give Ari space to convey those mixed emotions with honesty rather than theatrics.

Final Thoughts

As a music lover, I appreciate how "Seandainya" keeps its dignity. It's not a loud confession; it's a soft, truthful one. Ari Lasso's delivery makes the song feel like a midnight conversation with someone who understands the ache of complicated love. If you've ever found your heart wandering against your better judgment, this track will feel like it understands you — gentle, sympathetic, and quietly resigned.

Post a Comment for "Makna Lagu Seandainya – Ari Lasso: Kisah Tentang Cinta yang Tak Mampu Pergi"